klasemen liga inggris Liga Inggris 2024/2025 resmi berakhir pada 25 Mei 2025. Berikut klasemen akhir 20 besar:
-
Liverpool – 84 poin (25 menang, 9 imbang, 4 kalah; selisih gol +45)
-
Arsenal – 74 poin (20‑14‑4; +35)
-
Manchester City – 71 poin (21‑8‑9; +28)
-
Chelsea – 69 poin (20‑9‑9; +21)
-
Newcastle United – 66 poin (20‑6‑12; +21)
-
Aston Villa – 66 poin (+7), kalah selisih gol
-
Nottingham Forest – 65 poin (+12)
-
Brighton – 61 poin (+7)
-
Bournemouth – 56 poin (+12)
-
Brentford – 56 poin (+9)
… -
Leicester City – 25 poin (degradasi)
-
Ipswich Town – 22 poin (degradasi)
-
Southampton – 12 poin (degradasi)
Liverpool tampil dominan di puncak, mengunci gelar dengan 84 poin—21 poin unggul dari Arsenal yang menempati peringkat kedua . Arsenal menutup musim sebagai runner-up, sedangkan Man City, Chelsea, dan Newcastle melengkapi zona Liga Champions .
🏆 Juara & Tiket Eropa
-
Liverpool: Memenangkan gelar Premier League kedua dalam era Liga Inggris (total gelar domestik ke-20) .
-
Zona Liga Champions: Arsenal (2), Manchester City (3), Chelsea (4), Newcastle (5) .
-
Zona Liga Europa: Aston Villa (6) dan Crystal Palace lewat jalur Piala FA .
-
Zona Conference League: Nottingham Forest (7) .
🔻 Tim Degradasi
Tiga tim degradasi kembali ke Championship:
-
Southampton – hanya meraih 12 poin.
-
Ipswich Town – 22 poin.
-
Leicester City – 25 poin .
🔍 Analisis Tim-Tim Utama
Liverpool
Arne Slot berhasil membawa The Reds meraih gelar dengan performa konsisten: hanya 4 kali kalah, produktivitas gol tinggi (86 masuk, 41 kemasukan), dan selisih gol +45 . Mohamed Salah menjadi top skor liga dengan 29 gol, sementara kelekinan defensif juga kunci di balik dominasi mereka .
Arsenal
Merupakan rival terdekat Liverpool, dengan 20 kemenangan dan 14 hasil imbang . Meski ada isu cedera di lini depan, skuad Mikel Arteta tetap solid hingga akhir musim .
Manchester City
Finish di posisi ketiga dengan 71 poin—hasil kemenangan di laga-laga penting seperti menutup musim saat melawan Fulham (gol Gundogan dan Haaland) . Ini menandakan meski tak mempertahankan gelar, mereka tetap pesaing kuat.
Chelsea
Mengakhiri musim di posisi keempat dengan 69 poin (20‑9‑9; +21) . Gol pahlawan Levi Colwill di pekan terakhir memastikan tiket ke Liga Champions .
Newcastle United
Dengan 66 poin (20‑6‑12; +21), mereka sukses amankan peringkat lima, unggul selisih gol atas Aston Villa . Newcastle sejatinya kalah di pekan akhir, tetapi MU menang atas Villa demi menjaga posisi The Magpies .
Nottingham Forest
Sempat mengejutkan musim ini, namun kalah di pekan akhir membuat mereka hanya finis di peringkat tujuh dan terdepak ke Conference League .
🧠 Momen & Catatan Musim
-
Dominasi Liverpool
– Tidak pernah digeser dari posisi puncak sejak awal tahun (termasuk posisi 1 pada gameweek 18 hingga akhir) . -
Top Scorer: Mohamed Salah
– Salah menjadi pencetak gol terbanyak liga dengan 29 gol . -
Performa Mengejutkan
– Nottingham Forest menduduki posisi kedua sementara pada 31 Desember 2024, dan Arsenal memperlihatkan catatan tak terkalahkan di kandang selama musim ini . -
Cedera & Manajerial
– Arsenal sempat krisis pemain kunci, namun tetap stabil . Everton misalnya sempat krisis, namun krisis tersebut disikapi dengan positif sejak David Moyes kembali . -
Degradasi Mencekam
– Ketiga tim (Southampton, Ipswich, Leicester) gagal menjaga performa dan finis di tiga terbawah .
🔮 Peluang dan Prediksi Musim Depan
-
Liverpool: Kini akan fokus mempertahankan tampuk juara dan tampil di Liga Champions.
-
Arsenal, Man City, Chelsea, Newcastle: Harus mempertahankan kekuatan untuk tetap bertarung di Liga Champions.
-
Aston Villa & Crystal Palace: Harus meningkatkan kualitas untuk bersaing di Eropa musim depan.
-
Nottingham Forest: Masih punya kesempatan berlaga di kompetisi Eropa lewat Conference League.
-
Tim Degradasi: Southampton, Ipswich, Leicester wajib melakukan evaluasi besar agar cepat kembali ke Premier League.
🧭 Kesimpulan
Musim 2024/2025 ditandai oleh:
-
Dominasi impresif Liverpool, mengamankan gelar juara ke‑20 di liga Inggris.
-
Persaingan ketat di zona Liga Champions antara Arsenal, City, Chelsea, dan Newcastle.
-
Kejutan Nottingham Forest dengan performa berani dan finis di peringkat ketujuh.
-
Duka degradasi bagi tiga tim yang berjuang habis‑habisan, namun gagal mempertahankan status mereka.
Klasemen akhir ini sekaligus membuka berbagai cerita baru, memasuki musim 2025/2026—apakah Liverpool bisa mempertahankan tahta? Akankah Newcastle tampil semakin kuat di Eropa? Yang jelas, Premier League tetap penuh drama, kejutan, dan persaingan memukau.