Kalau kamu merasa ada lubang di gigi tapi belum terasa sakit, jangan tunda. Sebaiknya,
langsung periksa ke dokter gigi. Masalah pada gigi sering kali tidak menunjukkan gejala di awal,
tapi bisa berkembang menjadi kondisi serius jika dibiarkan. Kesehatan gigi bukan hal sepele,
dan karena itu banyak dokter di klinik gigi Jakarta Pusat menganjurkan untuk rutin melakukan
pemeriksaan gigi dan mulut secara berkala. Lalu, kenapa sebenarnya menjaga kesehatan gigi
begitu penting? Berikut risiko-risiko yang tidak boleh kamu abaikan.

Gigi berlubang tidak bisa sembuh sendiri

Berbeda dengan luka di kulit yang bisa sembuh dengan sendirinya, gigi berlubang tidak
memiliki kemampuan regenerasi alami. Begitu enamel (lapisan pelindung gigi) rusak,
kerusakan akan terus berkembang tanpa perawatan medis. Jika terus dibiarkan, lubang pada
gigi bisa menjadi sarang bakteri yang memperparah infeksi, bahkan menjalar hingga ke akar
gigi dan jaringan di sekitarnya.

Infeksi berlebihan

Infeksi gigi yang parah bisa menyebabkan akumulasi bakteri di dalam tubuh. Jika
bakteri menyebar ke aliran darah dan tidak ditangani, bisa terjadi kondisi serius yang disebut
septic shock—sebuah reaksi infeksi ekstrem yang bisa mengancam nyawa.

Risiko penyakit jantung

Banyak penelitian menunjukkan adanya hubungan antara penyakit rongga mulut dan
peningkatan risiko penyakit jantung. Bakteri dari gusi yang terinfeksi bisa masuk ke aliran
darah dan menyebabkan peradangan pada pembuluh darah, yang berkontribusi terhadap
penyumbatan arteri.

Risiko stroke

Mirip seperti penyakit jantung, peradangan akibat infeksi mulut juga dapat
meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke iskemik. Ini bisa terjadi apabila infeksi dalam
mulut meradangkan dan menyumbat pembuluh darah yang menuju ke otak.

Risiko gigi copot atau patah

Meskipun terdengar sepele, gigi yang copot atau patah bisa sangat berbahaya; terutama
saat kamu sedang mengunyah makanan. Gigi yang sudah tidak ditopang dengan baik oleh
jaringan sekitarnya akibat infeksi bisa lepas dengan sendirinya. Dalam beberapa kasus, hal ini
bahkan bisa terjadi tanpa disadari, dan berisiko membuat kamu menelan gigi tersebut hingga
tersedak.

Lebih dari itu, ketika gigi copot karena infeksi, area rongga yang terbuka menjadi luka
terbuka yang rentan terhadap bakteri baru. Infeksi pun bisa menyebar lebih luas dan kondisi
mulut jadi jauh lebih sulit ditangani. Oleh karena itu, penting untuk segera mengobati infeksi
gigi dan tidak menunda perawatan.

Merawat kesehatan rongga mulut bukan soal alasan estetika saja, tapi juga merawat
tubuhmu secara keseluruhan, dan melindungi diri dari penyakit lain yang lebih serius. Jangan
tunggu sampai rasa sakit muncul baru pergi ke dokter gigi. Pemeriksaan rutin setiap enam
bulan sekali bisa mencegah risiko-risiko di atas.

Jika kamu sedang mencari klinik gigi Jakarta Pusat, kamu bisa kunjungi Nurtura
Aesthetic & Wellness yang menawarkan perawatan gigi untuk berbagai kebutuhan kamu.
Ditangani oleh dokter gigi berpengalaman, Nurtura Aesthetic & Wellness menerima tindakan
pembersihan karang gigi, penambalan gigi, perawatan saluran akar, gigi tiruan, operasi gigi
bungsu, pencabutan gigi, implan gigi, perawatan kawat gigi, pemutihan gigi, veneer gigi, juga
rontgen gigi.